PemanduUji
Statistik Parametrik
Modul InteraktifBiostatistik

Satu pertanyaan menentukan
uji statistik yang tepat.

Memilih uji statistik bukan soal menghafal rumus — melainkan menjawab beberapa pertanyaan sederhana: apa tujuanmu, berapa kelompoknya, dan apakah datanya berpasangan? Modul ini memandu kamu menyusuri pohon keputusan itu, lalu menunjukkan mengapa uji yang dipilih masuk akal.

7
uji parametrik
utama
4
asumsi yang
wajib dicek
α = 0.05
ambang lazim
signifikansi
Inti Keputusan
Data numerik? Banding rata² Cari hubungan Uji-t ANOVA Pearson / Regresi …lalu cek asumsi sebelum melaju
Fondasi

Kapan sebuah uji disebut “parametrik”?

Uji parametrik mengandalkan asumsi tentang bentuk sebaran data (terutama kurva normal). Selama asumsi terpenuhi, uji ini lebih kuat (lebih sensitif menangkap perbedaan). Cek empat hal berikut dulu.

01

Data numerik

Skala interval atau rasio — kadar, tekanan darah, berat. Bukan kategori seperti “pria/wanita”.

02

Sebaran normal

Data mengikuti kurva lonceng. Cek dengan Shapiro-Wilk, histogram, atau Q-Q plot.

03

Varians homogen

Sebaran tiap kelompok mirip lebarnya. Diuji dengan Levene’s test (untuk uji antar kelompok bebas).

04

Observasi independen

Satu data tak memengaruhi data lain — kecuali rancangan berpasangan yang memang sengaja menghubungkan pengukuran.

Asumsi gagal? Jangan paksakan uji parametrik. Beralih ke padanan non-parametriknya (mis. Mann-Whitney, Kruskal-Wallis, Spearman) yang tidak menuntut sebaran normal. Padanannya ada di tabel katalog.

InteraktifPohon Keputusan

Pemandu memilih uji yang tepat

Jawab pertanyaan satu per satu. Jalur pilihanmu akan tercatat, dan di ujungnya kamu mendapat uji yang sesuai lengkap dengan contoh farmasi dan pengingat asumsi.

Status
Mulai dengan menjawab pertanyaan pertama di samping.
IntuisiMengapa Uji-t Bekerja

Geser slider, lihat kapan dua kelompok “benar-benar beda”

Skenario: rata-rata tekanan darah sistolik dua kelompok pasien (Obat A vs Plasebo). Uji-t mengubah “seberapa jauh jarak rata-rata” menjadi satu angka. Tiga hal menentukannya: jarak, sebaran, dan jumlah sampel.

Rata² A (Obat)118 mmHg
Rata² B (Plasebo)130 mmHg
Simpangan baku (SD)10
Jumlah/kelompok (n)20
Sebaran Dua Kelompok tinggi kurva = kepadatan data
Statistik t
df
p-value
Referensi

Katalog tujuh uji & padanan non-parametriknya

Warna menandai keluarga uji: Uji-t ANOVA Hubungan. Saring berdasarkan keluarga.

Parametrik ↔ Non-parametrik

Jika asumsi (terutama normalitas) tak terpenuhi, gunakan kolom kanan.

Situasi Parametrik Non-parametrik
PraktikumKasus · Data · SPSS / IBM

Studi kasus tiap metode + cara menganalisis di SPSS

Pilih sebuah uji. Setiap kartu berisi kasus singkat, data contoh siap pakai, hasil ringkas, langkah klik-demi-klik di IBM SPSS Statistics, dan cara membaca output untuk mengambil keputusan.

Evaluasi

Uji pemahamanmu

10 kasus pemilihan uji statistik. Setiap jawaban dilengkapi penjelasan setelah dikoreksi.

Terjawab: 0 / 10